Film ini meninggalkan kita dengan satu pertanyaan yang menggema: Seberapa jauh kita rela pergi untuk mencari kenyamanan, dan apakah kita pernah benar-benar pulih dari masa kecil kita?
– Sometimes shared in film forums (e.g., Kaskus, Reddit r/indonesia).
Di tengah kehidupannya yang monoton, Laurent memiliki kedekatan yang luar biasa dengan ibunya, ( Léa Massari ), seorang wanita asal Italia yang berjiwa bebas, cantik, dan jauh lebih muda dari suaminya. Laurent adalah remaja yang sangat cerdas; ia menyukai musik jazz (seperti Charlie Parker) dan gemar membaca karya sastra berat seperti Albert Camus. Sama seperti remaja sebayanya, ia juga sedang mengalami fase pubertas yang menggebu-gebu dan sangat terobsesi untuk melepaskan masa lajangnya alias kehilangan keperjakaan.
Suatu hari, Laurent didiagnosis menderita penyakit demam reumatik yang meninggalkan efek samping berupa . Atas saran dokter, ia dikirim ke sebuah resor pengobatan ( sanatorium ) mewah di Pegunungan Alpen untuk memulihkan diri. Karena sebuah kekeliruan pemesanan, Laurent dan ibunya terpaksa harus berbagi satu kamar hotel yang sama. Di tempat terisolasi inilah, hubungan antara ibu dan anak ini berkembang menjadi sangat intim hingga memicu sebuah peristiwa tak terduga yang mendobrak batasan moralitas konvensional. Murmur of the Heart (1971) - Plot - IMDb
Film klasik asal Prancis tahun 1971, (judul asli: Le Souffle au cœur ), merupakan salah satu karya paling personal dan kontroversial dari sutradara legendaris Louis Malle. Dengan latar belakang Prancis di era 1950-an, film ini mengeksplorasi gejolak pubertas seorang remaja laki-laki dengan pendekatan yang jujur, humoris, namun penuh dengan tantangan moral. Sinopsis Film Murmur of the Heart
This public link is valid for 7 days and shares a thread, including any personal information you added. This link or copies made by others cannot be deleted. If you share with third parties, their policies apply. Can’t copy the link right now. Try again later.
: Anda bisa memeriksa koleksi film klasik di layanan seperti The Criterion Channel
Berlatar belakang di kota Dijon, Prancis, pada tahun 1954, film ini mengikuti kehidupan Laurent Chevalier (diperankan oleh Benoît Ferreux), seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun yang cerdas, sensitif, namun sedikit pemberontak. Laurent tumbuh dalam keluarga borjuis yang eksentrik. Ayahnya adalah seorang pengusaha yang cenderung acuh tak acuh, sementara dua kakak laki-lakinya sering menjahilinya dan memperkenalkannya pada dunia malam serta kenakalan remaja.